Sejarah, peta kekuatan dan Project

Semen Gresik adalah produsen semen terbesar di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1958 telah memberi banyak andil dalam pembangunan nasional. Setelah mempertimbangkan banyak hal, pada tahun 1995 Semen Gresik memutuskan untuk bergabung dengan Semen Padang dan Semen Tonasa gunanya adalah untuk memperkuat industry persemenan nasional. Kemudian sejak tahun 2013 berubah menjadi Semen Indonesia Group, yang membawahi Semen Gresik sendiri, kemudian ada Semen Padang di Darung, Padang, Sumatera Barat, Semen Tonasa di Sulawesi Selatan dan satu lagi adik kami yang paling muda yaitu Thang Long Cement Camany Vietnam yang kita akuisisi atau kita beli di akhir tahun 2012.

Semen Indonesia juga memiliki anak-anak perusahaan penunjang lainnya dibidang distribusi, bidang mining, perdagangan dan lain-lain. Dimana semuanya mensuport bisnis Semen Indonesia di bidang persemenan. Untuk sekadar informasi bahwa Semen Indonesia adalah BUMN, BUMN public dan BUMN yang pertama go public di tahun 1991 dan pemerintah masih memiliki majaority saham 51 %.

Semen Indonesia di Indonesia menguasai pangsa pasar kira-kira 45 % dengan kapasitas di dalam negeri kira-kira 29 juta ton. Yang terdiri dari Semen Padang sekitar 7 juta ton, kemudian di Tuban sekitar 14 juta ton, dan di Semen Tonasa sekitar 7 juta ton. Sementara itu untuk yang di Vietnam Semen Indonesia memiliki dua fasilitas, yang pertama di Hanoi di Provinsi Kwang Ning dengan kapasitas produksi sekitar 2,3 juta ton. Dan satu lagi fasilitas penggilingan semen di Ho Ci Min dengan produksi kira-kira 1 juata ton. Jadi sekarang ini secara konsolidasi, secara group Semen Indonesia memiliki kapasitas produksi hampir 32 juta ton per tahun. Dan merupakan kapasitas terbesar di Asia Tenggara.

Persaingan di Asia Tenggara, Semen Indonesia sebagai leader dengan produksi 31,8 juta ton, kemudian ada Holcim yang merupakan salah satu pemain besar dunia yang berpusat di Swiss. Dia ada di Vietnam, Indonesia, Thailand, Malaisia dan Filipina dengan kapasitas keseluruhan 26,7 juta ton. Kemudian Siang Cement Group ini pemain semen terbesar sebelumnya dari Thailand, berada pada Thailand, Indonesia, Myanmar, Laos dan Kamboja dengan kapasitas sekitar 24 juta ton. Lafarge SA juga merupakan salah satu pemain besar yang berasal dari Perancis , ada di Indonesia juga, kapasitasnya sekitar 22 juta ton. Kemudian Indocement yang memiliki merk Tiga Roda itu merupakan kepunyaan Jerman Heidelberg ada di Indonesia juga, sekarang kapasitasnya hamper 21 juta ton.

Sebenarnya kalau kita melihat Semen Indonesia merupakan benteng terakhir kita di Industri Semen gempuran perusaahaan-persahaan semen luar negeri. Jadi Semen Indonesia sudah head to head dengan mereka sejak lama, sejak mereka masuk yaitu waktu Indonesia mengalami krisis tahun 1997.

Sedangkan untuk pemain didalam negeri sendiri, ada Semen Indonesia di Padang, Tuban, Tonasa. Di Andalas kepunyaan Lafarge SA Prancis, ada Batu Raja BUMN kecil di Palembang, ada Tiga Roda atau Indo Cement di Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Kemudian Holcim, pabriknya ada di Narogong, Cilacap dan di Tuban bersebelahan dengan Semen Indonesia. Ada Bosoa milik swasta nasional dan yang terakhir ada Semen Kupang.

Kira-kira tahun ini Semen Indonesia masih aman meskipun masih import (membeli) semen, itu dari Vietnam dan Thailand sekitar sejumlah 3 juta ton untuk tahun 2014. Dan untuk tahun depan 2015 Semen Indonesia juga masih harus membeli semen dari luar itu juga kira-kira 2-3 juta ton. Inilah kondisi dari Semen Indonesia, Semen Indonesia Group sebagai BUMN berusaha meningkatkan kapasitas di tempat-tempat yang secara ekologis dan social semuanya harus save dan aman.

Sekarang ini kita juga mendapatkan ancaman yang serius dari Shiang Cement Thailand yang sudah masuk di Sukabumi. Ini juga masih merupakan project. Kemudian Semen Merah Putih masuk di Banten ini merupakan Wilmar Group. Kemudian Anhui Conch Cement dimana merupakan pemain semen terbesar di dunia. Temen-temen bias bayangkan mereka sekarang memiliki kapasitas mencapai 200 juta ton di China, sedangkan kita di Indonesia semua pabrik digabungkan menjadi satu totalnya hanya 60 juta ton. Dan sekarang mereka mulai mendirikan pabrik di Kalimantan dan rencananya di Papua juga. Kemudian Ultra Tech dari Taiwan mau masuk ke Wonogiri, Ada juga Semen Baru di Sulawesi Selatan dan juaga Semen Panasia di Ajibarang Kebumen dan Jui Shin dari Taiwan ada Tangerang. Semua aktivitas ini merupakan dalam projek, termasuk perluasan kita yang ada di Rembang. Cuman disayangkan bahwa kami yang mendapat banyak serangan di Rembang, padahal kita sendiri adalah BUMN.

Semen Indonesia butuh semen karena konsumsi masyarakat per kapita kita masih rendah dibanding negara-negara lain. Vietnam yang baru merdeka saja konsumsi mereka perkapita per tahun mencapai 513 kg pada tahun 2013. Sedangkan Malaysia perkapita per tahun mencapai 623 kg sedangkan di Indonesia masih di angka 232 kg per kapita per tahun dan selevel denga Filipina dan India. Kalau kita melihat ke Cina bahkan konsumsinya sudah lebih dari 1000 kg. Komsumen tertinggi semen di dunia yaitu Arab Saudi, Spanyol dan Cina.

Di pabrik Tuban temen-temen sudah melihat sendiri kita hidup berdampingan dengan masyarakat setempat. Dan di Gresik pun juga demikian. Bekas-bekas lahan kami kami manfaatkan untuk kepentingan masyarakat, untuk danau, daerah wisata, untuk pengairan rumah sakit, untuk usaha property, dan juga untuk petani setempat untuk bercocok tanam.

Ini masalah reklamasi adanya Wisata Green Industri Semen Indonesia tadi teme-temen juga sudah berputar di pabrik Tuban, dan juga sudah melihat bagaimana Semen Indonesia mengelola pabrik ini.

Digresik lahan-lahan bekas kami berikan kepada para petani perkelompok dan juga dimanfaatkan untuk laboratorium pertanian yang dipakai para pelajar untuk belajar mengenai pertanian di bekas area tambang batu kapur kami yang ada di Gresik.

Semen Indonesia sekarang masuk di Rembang dan bagaimana Semen Indonesia akan mengelola Rembang. Sebelumnya sudah dicerita ke temen-temen Wisata Greem Instri Semen Indonesia betapa pentingnya proyek rembang bagi kemandirian semen dalam negeri melawan gempuran para pemain asing. Dan intinya nanti pabrik Rembang akan dbiayai dengan 4,5 Triliun rupiah untuk biaya investasi disana.

Dalam pembangunan pabrik Rembang, pabrik ini sangat ramah lingkungan dan menggunakan tekhnologi paling mutahir sehingga dapat menekan emisi debu hingga 30 mg/m3 udaara, mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 80.000 ton CO2 per tahun serta terjadi penghematan air, listrik dan bahan bakar. Ibaratnya kalau pabrik Rembang nanti bekerja dengan baik, saya bernafas dicerobong pun aman karena emisi debu dari cerobong sangat rendah. Kenapa itu menjadi concern Semen Indonesia, yang pertama adalah debu adalah uang Semen Indonesia yang diproduksi,jangan sampai jangan sampai dia keluar. Dan yang kedua apabila debu ini keluar karena dia partikel berat pasti akan turun suatu saat. Kalau turun di perkampungan maka habis sudah. Semen Indonesia sudah rugi dan ditambah masyarakat menjadi sengsara. Jadi Semen Indonesia pasti berupaya sekuat tenaga agar jangan sampai debu itu keluar. Dan di Rembang itu tadi akan menjadi satu-satunya pabrik yang pertama kali tercanggih di Indonesia di pasang.

Untuk masalah tenaga Kerja, kira-kira proyek itu nanti akan memeperkerjakan para pekerja kira-kira pada masa project peaknya itu sekitar 3800 pekerja. Dan sekarang berada pada posisi desember, jadi pada pertengahan tahun depan akan memperkerjakan sekitar 3800 pekerja. Dan komitmen kami 70 % pekerja adalah warga sekitar pabrik yang akan bekerja disana. Yang kedua Semen Indonesia juga melakukan pelatihan temen-temen di desa-desa disana agar mereka siap bekerja. Dan Semen Indonesia juga menyiapkan kantin. Semen Indonesia ingin membentuk kelompok ibu disana, agar para pekerja tadi yang ada disana harus makan di kantin yang dikelola oleh ibu-ibu. Sehingga ibu-ibu disana mendapatkan kegiatan, ativitas dan dapat memperbaiki ekonomi mereka.

Pada acara Wisata Green Industri Semen Indonesia juga disampaikan bagaimana kami memanage pabrik Rembang. Daerah pabrik Semen Indonesia ada didaerah kapur. Dari sisi legal semua telah disetujui, dan daerah yang akan Semen Indonesia tambang seluas 400 Ha.

Disekitar daerah Semen Indonesia di Rembang ditemukan terdapat beberapa goa, dan diperaturan mengatakan kalau ada lokasi goa maka itu harus dihindari 200 m minimal. Semen Indonesia tidak mau ambil resiko sehingga dan mengambil kalau bisa menjauh 1 km. Dulu Semen Indonesia mendapat kompensasi sebesar 1500 Ha dari Pemerintah namun kemudian dikecilkan, karena ada goa sehingga mundur sejauh mungkin, dan ketika ada mata air pun Semen Indonesia mundur, sehingga dari beberapa hal tersebut daerah yang Semen Indonesia tetapkan hanya 400 Ha yang dipandang sangat aman untuk dilakukan penambangan.

Di media sosila yang sering muncul adalah berita bahwa Kawasan Semen Indonesia menggusur warga, itu tidak benar. Kawasan Semen Indonesia berada ditengah hutan. Tapi jangan dibayangkan hutan lebat, karena area sana merupakan hutan gundul karena ini adalah batu kapur. Dan memang sebagian disana telah digunakan oleh petani untuk menanam palawija dan hanya. mengandalkan air hujan karena humusnya sangat tipis.

Jarak terdekat dari penduduk adalah 6 km, diuatara ada Desa Tegal Dowo dan sebelah barat Desa Timbrangan. Sedangkan di Tuban jarak Kawasan Semen Indonesia hanya 1 km dengan pemukiman terdekat.

Bagaimana cara kami menambang? ini merupakan hal yang sangat penting. Sebelum Semen Indonesia menambang maka akan membuat Buffer zone, buffer zone ini luasnnya 50 m2 kemudian dipakai sabuk disemua yang akan kita tambang dengan buffer zone 50 m kemudian lingkari dan kemudian ditanami pohon mahoni dan pohon jati. Terus disana ada buffer zone 80 Ha yang disiapkan bila penduduk ingin bertumpang sari.

Kalau ada yang banyak bicara masalah ketahanan pangan Semen Indonesia boleh diadu. Apa yang sering dilakukan untuk ketahanan pangan di Rembang. Semen Indonesia pakai ini, 80 Ha dipakai bufferzone, kemudian ditanami jati dan mahoni agar tanahnya subur, dan tanah yang ada disekitarnya biar dipakai petani untuk tumpangsari. Semen Indonesia sudah bekerjasama dengan dua perusahaan, yang pertama East West Corp untuk mencari tanaman holtikultura yang paling cocok oleh para petani, kemudian dibentuk kelompok, itu secara gratis dapat dgunakan.

Pada akhirnya disaat nanti Semen Indonesia telah selesai menambang, lahan-laha tersebut akan menjadi paru-paru yang baik, daerah sekitar hijau dan dapat menjadi lahan petani yang bagus bagi warga sekitarnya. Jadi intinya Semen Indonesia menambang namun juga memperhatikan pertanian untuk masyarakat setempat. Tidak ada biaya yang dikeluarkan dan semua telah disiapkan oleh Semen Indonesia. Serta dimanapun Semen Indonesia berada, Semen Indonesia ingin mendapatkan barokah dari bumi yang kami tempati dan ingin mendapatkan kepercayaan serta membawa masyarakat sekitar tumbuh besama Semen Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s